I wish I could be Mokona rite now.
Senyuum terus. puu puup puuuu uu puuu…
Ceria, loncat2, seolah hidup ini seringan kapas. aduuuoh, lucu banget si Mokona. Thanks to Clamp.who’ve created a very cute thing like Mokona.
Know wat, Mokona helps me a lot. That silly thing make me stronger. pupupuuu,
Lagi males berserius-seriusan sekarang. Cuma mau ngerileks di tengah-tengah kegiatan yg kayanya bakal mulai padat. and Life is always circling, isn’t it?
Oke oke. I miss my family, I miss my home, I miss my friends, and I miss him. It is enough to break my burning spirit. Kalo saya lagi kangeen, berasa frozen cold. shivering. I don’t know wat to do. cuma bisa membayangkan mereka yg saya kangenin, ada di sini, dateng ke saya, dan tersenyum, lalu berucap, semangat nuy, semuanya sayang kamu, semuanya berdoa untuk kamu.
oke, at least, pikiran bawah sadar saya selalu melakukan asumsi2 itu. It’s going better for me afterall. Makasih ya Allah, karena sekali lagi, memberikan keluarga yang begitu baik pada saya.
Yang bikin terharu adalah, ketika di FB status saya ditulis lagi bete, ternyata I’m not alone. teman-teman saya datang. mereka menghibur. bertanya kenapa bete nuy. It means everything for me. bahkan sampe langsung di sms kenapa bete, langsung disapa pake chat. wuaaa, I love you, my friends. you are everything for me. Makasih.
Hey, sejak kemarin, saya jadi berpikir dan bertekad berubah untuk banyak hal. termasuk untu mengubah ‘bete’ yg sering nemplok di saya.
Well, ekspektasi. satu hal yg mungkin banyak bikin saya bete. ketidakmampuan untuk menerima ekspektasi yg tidak terwujud inilah, yg bikin saya bete terus. oke, dalam hal ini adalah ekspektasi saya dalam suatu hubungan.
ketika berada dalam suatu hubungan, satu hal yg pasti, adalah adanya trustworthy. kepercayaan. suatu hubungan tidak akan berjalan dengan baik, kalo ga ada trust yg bikin kita nyaman dalam berhubungan. yang saya mksdkan disini adalah suatu hubungan yang mempunyai suatu komitmen, ikatan. well, kita saya terikat terhadap suatu hubungan, maka saya akan tetap mempertahankan si hubungan itu sampai komitmen saya terpenuhi. karena insya Allah, saya adalah org yg berintegritas. ga akan kabur gitu aja. jadi, percayalah, saya akan tetap menjaga trust dan komitmen itu, walaupun saya ga membuktikannya dengan tindakan langsung.
satu hal, dalam suatu hubungan, yang harus dipertahankan adalah toleransi dan sikap menerima. saya butuh waktu, untuk menjadi dewasa. saya butuh suatu pendongkrak eksternal agar kedewasaan saya tumbuh terus. saya pikir, komitmen dalam suatu hubungan dapat membuat saya jauh jauh lebih dewasa. karena itulah, saya butuh komitmen ini untuk ke depannya. supaya kedewasaan tidak menunggu untuk dimiliki saya.
oke, perbedaan itu selalu ada dalam setiap hubungan. justru yang membuat suatu hubungan indah itu adalah perbedaan. ketika kepribadian dan pemikiran yang berbeda bisa bersatu, itu adalah suatu keindahan. karena, perbedaan itu ada untuk saling melengkapi. mungkin terasa sakit, jika perbedaan itu malah menjadi sumber konflik. tapi satu hal, perbedaan ada, untuk menjadikan kita lebih dewasa untuk menerima dan lebih memiliki satu sama lain. Toh setiap orang memiliki keunikan dalam hidupnya sendiri-sendiri. yaudah, jalani aja. live it.
kalo misalnya perbedaan-perbedaan itu benar2 menjadi suatu kendala, dan jalan keluarnya adalah dengan mengurangi perbedaan-perbedaan yang ada, itu bagus. saya pun mengakui, kadang saya suka keterlaluan. masih bersikap seprti tidak mempunyai komitmen apa-apa. mngkin, yang harus saya lakukan adalah mengurangi perbedaan itu. bersikap sewajarnya, tanpa harus membuat seseorang tersakiti.
Well, I have to change. Berubah adalah prasayarat untuk dewasa.
Oke, I’ll keep this commitment. Maaf untuk ekspektasi yang tidak terwujud. sama sekali ga ada niatan untuk membunuh ekspektasi itu. saya hanya butuh ruang sedikit lebih lebar dalam hubungan ini. Tapi, jika taruhannya adalah keberlangsungan hubungan itu sendiri, saya ga butuh ruang yang lebih lebar itu jika hanya menjadi sumber konflik.
well, satu hal, percaya deh ama saya. walaupun saya ga berbuat hal2 real untuk membuktikan komitmen saya, saya punya integritas dan trust, bahwa saya tetap akan berkomitmen dengan ucapan2 saya.